ridho rhoma
BERITA BERITA UMUM Info Terbaru

Ridho Rhoma Ditangkap, Karena Memiliki Sabu

Ridho Rhoma Dijerat Pasal Berlapis Karena Memiliki Sabu

Ridho Rhoma РPedangdut Ridho Rhoma dijerat pasal berlapis, karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu seberat 0,7 gram beserta alatnya. Ia ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat, di salah satu hotel yang terletak dikawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

“Untuk saat ini kita tetapkan pasal berlapis yaitu Pasal 112, 114, 127 dan Pasal 132 KUHP,” ucap Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol. Roycke Langie.

Roycke menjelaskan, pasal berlapis yang ditujukan kepada anak Rhoma Irama ini masih tentatif. Sebab, pihaknya masih mendalami lebih lanjut kasus Ridho.

“Kenapa berlapis? Karena ini masih diproses. Bisa saja dia cuma kena salah satu pasal saja,” terang Roycke.

Saat ini, pihaknya masih menindak lanjuti apakah Ridho Rhoma masuk dalam jaringan pengedar narkoba di Jakarta, atau hanya pemakai saja. Sebab dalam pemeriksaan, ia mendapatkan narkoba jenis sabu tersebut dari orang yang sudah lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Tersangka mendapatkan barang bukti tersebut dan saudara A yang kini masih jadi DPO,” ujar Roycke.

Ridho Rhoma tertangkap tangan memiliki sabu dan alat penghisapnya, dengan seorang pria berinisial S di kawasan Tanjung Duren, Sabtu (25/3/2017). Polisi juga mendapatkan dua pil psikotropika jenis dumolid.

Baca Juga : Presiden Duterte Menghujat Uni Eropa, Apa Alasannya?

Kombes Pol Roycke Langie juga menjelaskan, sebelum penangkapan di sebuah hotel di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, dini hari, polisi sudah terlebih dahulu melakukan pengintaian.

“Kita intai tersangka RR dan S selama dua pekan. Setelah dirasa cukup langsung kita lakukan penangkapan,” jelas Roycke Langie.

Lanjut Roycke, sebelum Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat melakukan penangkapan, pihaknya telah mengintai gerak gerik RR saat berada di sebuah apartemen di Jakarta Pusat. Sampai akhirnya, mereka menuju hotel di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, dan dilakukan penangkapan.

“Kita ikuti tersangka dari apartemen menuju ke hotel. Setelah ada gelagat, baru kita melakuka penangkapan,” ujar Roycke.

“Barang bukti yang berhasil ditemukan yang ada pada RR yaitu 0,7 gram narkoba jenis sabu beserta dengan alat hisapnya. Sedangkan S kedapatan membawa bong dan dua pil jenis dumolid. Ini masuk kategori terlarang, yang dimaksud undang-undang psikotropika,” tutup Roycke.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *