pretty asmara
BERITA BERITA UMUM Info Terbaru

Pretty Asmara Jadi Tersangka Pengedar Narkoba

Pretty Asmara Jadi Tersangka Pengedar Narkoba Dikalangan Artis

Pretty Asmara РPretty Asmara ditangkap karena terlibat kasus narkoba di sebuah hotel di kawasan Jakarta Pusat, (16/7/2017) dini hari. Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika sabu, dan ekstasi jenis H5.

Dalam pengembangan polisi, Pretty diyakini bukan cuma pengguna narkoba. Wanita bertubuh besar ini diduga bertindak sebagai pengedar narkoba kepada tujuh artis yang tidak terlalu terkenal lainnya yang ikut ditangkap.

“Ini ada penyanyi pop dan dangdut juga. Memang dari tersangka yang DPO (daftar pencarian orang), dia pesan ke saudari P,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.

Kepada polisi, Pretty mengaku sudah dua tahun terakhir mengedarkan narkoba ke kalangan artis. Polisi pun terus mendalami kasus narkoba ini untuk memperoleh informasi terkait apakah masih ada artis lain yang terlibat juga.

“Dari pengakuannya sudah dua tahun menyediakan narkoba. Artis lain yang edarkan masih dalam pendalaman polisi,” lanjut Kombes Pol Argo Yuwono.

Namun, saat diumumkan telah menjadi pengedar, Pretty langsung berteriak melakukan bantahan.

“Saya dijebak, saya dijebak. Saya tidak mengedarkan. Saya dijebak Alvian. Enggak ada dua tahunan, enggak ada,” teriak Pretty.

Awal dari penangkapan tersebut, Polda Metro Jaya mendapat laporan akan diadakannya pesta narkoba di sebuha hotel yang menjadi lokasi penangkapan Pretty Asmara. Selama dua pekan terakhir, polisi melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya pada Minggu (16/7/2017) dini hari, polisi mengamankan Pretty dan tersangka D.

Baca Juga : Setya Novanto Korupsi Jadi Tersangka Kasus E-KTP

“Kami tangkap dua orang tersangka atas nama P dan D di salah satu hotel di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.” terangnya.

Dari kamar hotel polisi mendapati 0,9 gram narkotika jenis sabu beserta alat isap. Polisi pun kembali memeriksa ruang karaoke tempat P berada. Narkoba yang lebih banyak diperoleh dari ruang nyanyi tersebut.

“Di ruang karaoke kami dapatkan 1,12 gram sabu, 23 butir ekstasi, serta 25 butir pil H5,” ucapnya.

Temuan itu berjumlah lebih sedikit dari total yang dibeli P dan D. Dari hasil pemeriksaan diketahui barang-barang tersebut sebagian sudah dikonsumsi teman-teman P.

“Ada satu orang yang DPO (daftar pencarian orang) kami sedang lakukan pengejaran. Orang ini yang adakan pesta dan pesan sabu awalnya 5 gram, H5 50 butir dan ekstasi 25 butir. Jadi yang lain, sudah digunakan,” jelas Kombes Pol Argo Yuwono.

Di ruangan tersebut, polisi juga menggelandang tujuh artis kurang terkenal yang ikut dalam pesta narkoba P. Semuanya langsung jalanin tes medis.

“Kami amankan tujuh orang yang ada diruangan tersebut. Untuk dua tersangka (P dan D) akan dilakukan proses penyidikan. Sedangkan tujuh orang, karena tes urine positif dan tidak ada barang bukti, maka kami akan lakukan assessment ke Badan Narkotika Nasional (BNN). Kalau memang mereka pengguna, nanti akan direhabilitasi,” kata Argo Yuwono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.