nikahi 8 pria
BERITA BERITA UMUM Info Terbaru

Nikahi 8 Pria, Wanita Ini Diburu Polisi Thailand

Nikahi 8 Pria, Wanita Ini Diburu Polisi Thailand, Apa Alasannya?

Nikahi 8 Pria – Sebagian orang menjadikan pernikahan sebagai bentuk untuk mendapatkan kebahagiaan. Namun, apa jadinya apabila pernikahan dijadikan alasan untuk menipu.

Polisi Thailand saat ini tengah memburu seorang wanita yang dituduh telah menikahi delapan orang pria dan melarikan diri dengan membawa emas kawin yang didapat saat akad.

Satu kali menikah, wanita ini bisa mendapatkan harta $6.000 sampai $15.000 atau sekitar Rp 80 juta sampai Rp 200 juta.

Pria 32 tahun bernama Prasarn Tiamyam adalah salah satu korbannya. Ia melaporkan sang istri atas tindak kejahatan kepada pihak polisi setelah tahu segala tipu muslihat yang dilakukan oleh Jariyaporn Nammon Buayai.

Keterangan dari Prasarn, wanita itu melarikan uang dan mas kawin empat hari setelah resepsi pernikahan di gelar di sebuah resort ternama.

Saat ini Prasarn telah menikah lagi. Namun, ia masih ingin memperkarakan perbuatan Jariyaporn kepada polisi setempat.

Sebelumnya, tindak kejahatan ini telah beredar luar di sosial media. Lewat sebuah saluran televisi lokal, Prasarn mengungkap awal perkenalannya dengan Jariyaporn lewat sosial media Facebook pada Februari tahun 2015.

Setelah sembilan bulan saling mengenal, Prasarn setuju untuk menikahi Jariyaporn karena ia mengaku telah hamil. Sejak masa pendekatan, Prasarn mengaku tidak pernah diperbolehkan bertemu dengan orang tua Jariyaporn.

Baca Juga : Pembunuhan di Cirebon Mengejutkan Banyak Warga

Tak lama setelah menikah, Jariyaporn berdalih ingin menyelesaikan urusan bisnisnya di Provinsi Nong Khai. Setelah pergi ia pun tak kunjung kembali dan memberi kabar.

Sampai akhirnya Prasarn melihat kebenaran di internet tentang istrinya ini yang ternyata sudah delapan kali menikah dan melakukan hal yang sama.

Menanggapi hal tersebut, polisi setempat segera mencari tahu keberadaan Jariyaporn. Untuk itu, polisi menurunkan timnya untuk mendatangi rumah orangtua Jariyaporn di Distrik Wang Sapung.

Ternyata, saat polisi datangi rumah orang tuanya. Kedua orangtuanya pun telah kabur. Meski begitu, polisi menemukan kakak perempuan dari Jariyaporn yang mengaku sudah tak memiliki hubungan dengan pelaku.

Retaknya hubungan persaudaraan ini terjadi setelah Jariyaporn tak mengembalikan uang yang ia pinjam sebesar sekitar Rp 4 juta.

Kakaknya pun dijadikan saksi dalam kasus ini. Ia juga khawatir dengan kondisi kedua orangtuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.