Tak Berkategori

5 Langkah yang Perlu Disiapkan Perempuan Sebelum Pensiun

Umumnya, perempuan akan membiarkan pasangannya untuk merencanakan persiapan pensiun. Nyatanya, saat ini pola pikir pensiun bagi pekerja sudah bergeser.

Di masa sebelumnya, laki-laki umumnya akan menikmati masa tidak bekerjanya dengan menggeluti hobi dan berbagai kegiatan seperti olahraga dan travelling, Sementara Perempuan cenderung akan kembali ke kegiatan rumah tangga.

Ilustrasi orang tua bahagia

Berikut langkah-langkah yang perlu disiapkan:

1. Memvisualisasikan Pensiun dan Memanfaatkan Kekuatan

Perempuan diminta meluangkan waktu untuk memvisualisasikan bentuk pensiun yang di harapkan. Point kedua yang harus di lakukan adalah memanfaatkan kekuatan. Menurut Bourdo, secara teori, wanita cenderung kurang percaya diri secara finansial, terutama dalam hal berinvestasi.

Namun, berbeda dengan berbagai hasil penelitian yang menunjukkan bahwa dengan meningkatnya kondisi ekonomi perempuan, mereka merasa tertantang untuk ikut berinvestasi.

2. Timbang Profil Risiko

Bourdo mengatakan, investasi banyak maccamnya saat ini dan termasuk mudah di lakukan. Tinggal menimbang profil risiko masing-masing produk.

Sebelum mencapai tahun emas mereka, kata Bourdo, ia biasanya menyarankan para perempuan meminta bantuan penasihat keuangan profesional. Mereka juga bisa ikut serta dalam proses perencanaan. Pikiran tentang tugas apa yang harus di delegasikan dan apa yang harus anda pikirkan.

3. Rencanakan Masa Pensiunan

Rencanakan masa berhenti bekerja dengan tepat. banyak pakar keuangan menekankan bagaimana isu-isu seperti umur panjang dan kesenjangan upah berdampak pada kesiapan pensiun dan kesehatan finansial bagi perempuan.

4. Tinjau kondisi Keuangan

Sebagian perempuan terpaksa berhenti bekerja atau pensiun untuk mengurus anak atau mengurus orangtua yang berusia lanjut. Jika kondisinya seperti saat ini, tinjau kembali anggaran Anda dan lihat celah apakah ada ruang untuk menabung lebih banyak.

Hal termudah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesehatan keuangan adalah melacak pendapatan dan pengeluaran, apakah penghasilan sesuai dengan rencana pengeluaran.

5. Menyusun Prioritas

Langkah kelima, yakni mempertahankan momentum perencanaan keuangan untuk masa pensiun mendatang. Hal yg bagus di prioritaskan seperti mempertimbangkan untuk memperoleh asuransi perawatan jangka panjang, terutama jika punya riwayat keluarga yang memungkinkan Anda berpotensi punya risiko kesehatan di kemudian hari.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *