Ibu-ibu yang Ngomel perihal Mobil Anies Terobos Jalan
Berita Nasional UNIK

Ibu-ibu yang Ngomel perihal Mobil Anies Terobos Jalan

Ibu-ibu yang Ngomel perihal Mobil Anies Terobos Jalan

Suara ibu-ibu menghiasi mobil Gubernur terpilih DKI Anies Baswedan yang menerobos padatnya jalanan di ibukota Jakarta. Dengan dikawal voorijder, mobil Anies dapat menembus padatnya lalu lintas. Ternyata, ada yang unik di balik insiden itu, pengendara motor yang berada di belakang mobil itu sebagian besar adalah ibu-ibu yang disinyalir mengeluarkan suara seperti sedang mengomel.

Walaupun dalam situasi lalu lintas yang padat, suara ibu-ibu yang ngomel itu gaya bicaranya seperti orang yang sedang bergosip. “Tuh, mobilnya Anies tuh, nggak mau ngantri. Belum jadi Gubernur contohnya nggak bener. Lihat nih, kita ngikutin dari belakangnya, kagak beres. Ini belum jadi Gubernur tuh nggak beres. Coba itu mobilnya ta tit ta tit minta jalan kayak Presiden. Mentang-mentang jalan satu arah terus dia minta jalan,” kata ibu-ibu itu, Senin (14/08/2017).

Kendatinya, para ibu-ibu itu merasa terganggu karena suara yang keluar dari motor voorijder yang mengawal mobil Anies. Suara motor yang bising dan sangat keras tersebut disinyalir telah mengganggu aktivitas mereka. Seharusnya, suara itu tidak boleh dibunyikan pada kondisi lalu lintas yang padat. Terkecuali dalam keadaan yang sangat darurat, seperti mobil Ambulance yang hendak ke rumah sakit atau mobil pemadam kebakaran yang hendak memadamkan api.

Ibu-ibu yang Ngomel perihal Mobil Anies Terobos Jalan

“Gubernur yang belum diresmikan menjadi pemimpin Jakarta saja sudah semena-mena. Bunyi motor yang bising ditambah ta tit ta tit kagak jelas. Buat gue sih asik-asik aja ngikutin dari belakang,” cuit para ibu-ibu itu lagi. Mungkin saja, jika dilanjutkan celoteh para ibu-ibu itu bakal makin kasar.

Di sisi lain, jubir Anies Baswedan, Naufal Firman menjelaskan bahwa jalan yang dilalui mobil bernopol B 1066 NOG tersebut berada di jalan satu arah yang muat dilalui dua mobil sekaligus. Dia juga berkomentar dengan para ibu-ibu yang terlalu berlebihan sampai mengambil rekaman video mobil itu. Ditambah suara mereka yang seperti orang sedang terganggu.

“Jalan itu adalah jalan satu arah yang memang muat untuk dua mobil, jadi seluruh badan jalan memang untuk dilewati kendaraan. Pada saat melihat rekaman video sudah jelas si perekam sendiri menyebut hal tersebut. Malah si ibu nggak memakai helm naik motornya,” ujar Firman kepada wartawan, Senin (14/8/2017). Baca lainnya di indonesiaviva.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *