BERITA BERITA UMUM Info Terbaru

Coba Gabung ISIS, Pegawai Kemenkeu di Deportasi

Coba Gabung ISIS, Mantan Pegawai Kemenkeu di Deportasi dari Turki

Coba Gabung ISIS – Seorang mantan pegawai Kementerian Keuangan Indonesia telah di deportasi beserta keluarganya dari Turki. Keluarga itu di duga mencoba masuk ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok radikal ISIS.

Sumber yang mengatakan pria itu beserta keluarganya akan di deportasi ke Bali dengan pesawat Emirates dari Istanbul pada hari Selasa lalu (21/1/2016). “Pria tersebut memiliki posisi yang bagus di Kementerian Keuangan. Dia jebolan sekolah hebat di Indonesia dan mendapatkan gelar Master Kebijakan Publik dari Flinders University di aDelaide, Australia.”

Pria yang belum diketahui namanya ini menjual rumahnya untuk biaya perjalanan ke Suriah demi untuk bergabung dengan kelompok teroris ISIS, sumber melanjutkan. “Pria itu memiliki kehidupan yang baik di Indonesia, pekerjaan yang bagus, ia juga mendapatkan ekonomi yang stabil,” lanjut sumber.

Pria ini meninggalkan Indonesia pada 15 Agustus 2016 lalu, ia terbang ke Thailand untuk menghindari kecurigaan, dan tiga hari kemudian ia terbang lagi ke Istanbul. Sesampainya di Istanbul pun ia di tampung oleh salah seorang warga asal Indonesia juga yang berinisial ‘I’. Mereka beberapa kali pindah rumah di kota tersebut.

Baca Juga :

  1. Bupati Buton di Tangkap KPK Usai Diduga Melakukan Suap
  2. Harta Patrialis Akbar Meningkat Rp 4 Miliar Ketika Menjadi MK

Keluarga tersebut pun tertangkap oleh militer Turki pada 16 Januari lalu saat sedang melakukan penggeledahan. Keluarga tersebut juga sempat di tahan di kantor polisi sebelum akhirnya di deportasi.

Kementerian Keuangan RI juga membenarkan bahwa pria tersebut adalah mantan karyawan Kemenkeu di Indonesia. Dalam pernyataan Kemenkeu, pria itu mengundurkan diri sebagai karyawan dengan pangkat terakhir yaitu IIIC pada bulan Februari 2016. Ia memiliki alasan atas pengunduran dirinya, bahwa ia ingin mengurus pesantren anak yatim di daerah Bogor.

“Terhitung dari pengunduran dirinya, segala kegiatan dan aktifitasnya tidak dapat lagi di hubungkan dengan Kemenkeu dan menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan,” laporan yang di keluarkan Kemenkeu tertanggal 27 Januari 2017.

coba gabung isis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.