ayah bunuh anak
BERITA BERITA UMUM Info Terbaru

Ayah Bunuh Anak di Jambi, Anak Balik Hajar Ayahnya

Ayah Bunuh Anak di Jambi, Anak Balik Hajar Ayahnya

Ayah Bunuh Anak РKekerasan masih sering terjadi di kehidupan rumah tangga setiap orang. 2 kejadian tragis di Riau dalam sepekan terakhir ini terjadi di dua keluarga berbeda.  Salah satunya adalah sang ayah yang membunuh anaknya sendiri, sementara dilain keluarga ada anak yang memukuli ayahnya hingga memar.

Pria berinisial BR di Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang bernama Ina. Ibu korban, Amah, sempat mengagalkan perbuatan suaminya, tapi akhirnya dia mendapat kabar buruk setelah usai berobat.

Menurut Kapolres Indragiri Hilir Ajun Komisaris Besar Dolifar Manurung SIK, pelaku berbuat hal tersebut karena diduga mengalami gangguan jiwa. Pelaku membunuh putrinya sendiri yang berusia 13 tahun di kamar milik korban pada Sabtu, 9 September 2017.

“Pelaku telah diamankan di Mapolsek Mandah, diduga pelaku mengalami gangguan jiwa,” ujar Dolifar.

Dolifar mengatakan, peristiwa nahas yang terjadi di Desa Surraya Mandiri itu bermula ketika pelaku menenteng parang di rumah dan berniat masuk ke kamar korban. Saat itu, ibu korban sedang tidur dan terbangun karena juga ada suara ribut dari luar rumah.

Sontak Amah pun terbangun dan keluar untuk melihat suaminya. Ina saat itu tidak tahu mau sedang mengintainya karena tertidur pulas dengan posisi menyamping, membelakangi pelaku.

“Saat itu pelaku juga mengucapkan ‘setan’ berulang kali,” kata Dolifar.

Baca Juga : Nikahi 8 Pria, Wanita Ini Diburu Polisi Thailand

Amah saat itu berusaha mencegah perbuatan pelaku dengan membentangkan tangannya di atas tubuh korban. Amah juga berusaha mengingatkan pelaku bahwa korban adalah anak kandungnya sendiri.

Hanya saja, upaya Amah gagal dan pelaku tetap mengayungkan parah, sehingga mengenai jari tangan Amah. Saksi mata ini ketakutan dan langsung meninggalkan rumah untuk berobat karena melihat pelaku juga mengurungkan niatnya.

“Selepas dari klinik, amah mendapat kabar anaknya telah meninggal dunia. Korban menderita luka di bagian leher, tangan, dan dada,” jelas Dolifar.

Kepolisian langsung menuju ke tempat kejadian perkara setelah mendapatkan informasi. Hasil pemeriksaan sementara, diduga tersangka mengalami gangguan jiwa.

“Tiga tahun lalu, kepala tersangka tertimpa buah kelapa yang dikaitnya. Semenjak itu, perangai tersangka berubah,” terang Dolifar.

Tersangka akan diobservasi kondisi kejiwaan. Setelah itu, tersangka akan ditahan terlebih dahulu di Mapolsek Mandah agar tidak menyakiti keluarga yang lain.

“Dalam kasus tersebut diamankan barang bukti berupa parang berwarna hitam dengan bercak darah,” tutup Dolifar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.